Cari

Mulai sekarang saya lebih fokus untuk mengurus naspard.net :) terima kasih atas segala pelajaran dari kamu untuk saya dengan blog ini.

Apa yang kamu maksud dengan bintang itu? , Ibu

Setelah bisikan "Jadilah bintang, setinggi bintang yang kau ketahui nak", yang engkau katakan tatkala dongeng telah engkau lantunkan. Pikiranku masih belum dapat menerka, dengan apa yang engkau maksud. Hingga dewasa kini aku mulai memahami, apa maksudmu tentang bintang yang dulu engkau bisikkan.

gambar diambil dari: http://1.bp.blogspot.com/

Teringat ketika engkau, menyuapiku sambil bercanda ria. Dan dalam canda tersebut engkau bergerak seraya mengisyaratkan. "Tataplah bintang itu, dia bersinar. Walau gelap disampingnya"
Teringat lagi saat kita bersama - sama bermain ayunan, dan kita lagi - lagi bercanda ria, hingga engkau tak lupa membisikkan sebuah kaa "Jadilah bintang yang tinggi dan bersinar, hingga sinarnya menerangi sekitar tatkala gelap menyelimuti"
Dan lagi, aku tak bisa membuang ingatan itu, ketika kita. Aku, Engkau, Ayah, dan Kakak berbaring bersama ditengah lapangan luas, sambil menunggu bintang mulai memunculkan dirinya. Dan lagi engkau berkata yang tak mampu untuk aku lupakan "Lihatlah, tanpa disuruh mereka menampakkan kilaunya. Tanpa dengan kepaksaan. Tapi ingat mereka tak kan terlihat walaupun sejatinya mereka tetap menampakkan, hanya saja tertutup oleh awan mendung".

Ingatan demi ingatan yang kini terangkum dan membuat jalan yang sudah kuketahui makna dari apa yang engkau maksud, membuat anakmu ini tak dapat lagi untuk berucap. Selain "Terima kasih, Ibu".

Engkau tak peduli apakah engkau kekurangan
Yang hanya kau pedulikan hanya anakmu
Engkau tak perdulikan apakah engkau senang
Bagimu senangku adalah senangmu juga
Dan tatkala cahaya semangat redup
Engkau dengan cepat
Menghidupkan cahaya tersebut
Walau kadang terjatuh karenanya

Dari apa yang telah engkau berikan
Dan dari dariapapun yang engkau ingatkan
Apalah daya kasih sayang anak 
Yang hanya sepanjang galah
Namun terima kasih ikhlasku
Kumohon kau terima dengan ikhlas

Semoga, dan semoga ingatanmu untuk menjadi bintang yang engkau usahakan dalam keadaan apapun akan menjadi nyata, hingga menjadi mirip dengan apa engkau gambarkan, malah menjadi lebih baik dari itu.

Terima kasih, atas keikhlasanmu merawatku, keikhlasanmu memahamiku, keikhlasanmu mengajariku, keikhlasanmu menemaniku, dan keikhlasanmu untuk membimbingku

Terima kasih ibu.......
 

9 comments:

  1. jiah sentuh hati banget tp sayang na air mata wa udah kering... wkwkwkwkw tp oke lah :tup :tup

    ReplyDelete
  2. :tup tanpa doanya kita bukanlah apa,, nyentuh banget postingan ini :(

    ReplyDelete
  3. Nyentuh, tapi aku gak punya kenangan tentang itu. Kasian banget ya?

    ReplyDelete
  4. aku suka pada saat kamu , ibu mu , ayah mu , kakak mu berkumpul melihat bintang,,,

    itu berarti keluarga yg punya rasa kbersamaan,,,

    ReplyDelete
  5. kutipan ini menyentuh "Jadilah bintang yang tinggi dan bersinar, hingga sinarnya menerangi sekitar tatkala gelap menyelimuti"

    :)

    ReplyDelete
  6. jadi intinya ini tentang bintang?

    apa bintang di surga?

    :mj

    ReplyDelete
  7. Mantap, tumben lo bener skrg, haha.. Tetaplah menjadi bintang yg selalu menerangi sekitarmu.. :)

    ReplyDelete
  8. seketika pengen pulkamp. emaaaaaakkkk

    ReplyDelete

Sudah baca, buruan komentar donk!
Jangan lupa komentar kamu saya moderasi terlebih dahulu.