Cari

Mulai sekarang saya lebih fokus untuk mengurus naspard.net :) terima kasih atas segala pelajaran dari kamu untuk saya dengan blog ini.

Sahabat, Engkau inspirasiku

Langit cerah ini secerah senyumku ketika aku dan sahabatku saling bercerita kenangan indah masalalu, dan seringnya setiap kali kita bercerita "galau" selalu menyelimuti cerita kita, namun karena adanya itu jadilah sebuah  kesatuan cerita yang membuat aku dan dia tersenyum. Hingga suatu saat kami tak bisa lagi untuk bersama saling bercerita karena kejadian itu.

Malam yang pekat, kala itu aku bersepeda untuk sekedar bernostalgia. Jalan yang dulu masih beralaskan tanah kini telah beralaskan aspal, sambil bergurau kayuahan sepeda kami tak terlalu cepat, namun karena jalanan menurun sepeda kami melesat begitu cepat kebawah, hingga sahabatku tak bisa mengontrol sepedanya karena rem sepeda dia lupa kalau sudah rusak. Dengan kecepatan penuh sepeda dia meluncur hingga tak sengaja ban dia menabrakkan pada batu sedang yang membuat nyawa dia tak terselamatkan

Setalah kejadian itu, hingga detik inipun rasa bersedih selalau menghantui hidupku, hingga tak ayal aku malam-malam mengunjungi pemakaman dirinya, sendiri tanpa seorangpun. Hingga setiap malam rabu menjadi kebiasaanku untuk mengunjungi pemakamannya.

Hingga saat waktu kali ketujuh, aku menemui pemakaman dia, tak terasa aku tertidur disebelah pemakaman dia, hingga aku bermimpi bertemu dengan dia.

Awal dari mimpi tersebut aku melihat lagi kejadian ketika insiden kematian sahabatku, namun aku melihat bukan aku sebagai aku disana, tetapi aku sebagai dia dalam kejadian tersebut. Ketika sepeda tersebut meluncur cepat kebawah yang kurasakan bukan sebuah ketakutan namun kedamaian. Seluruh lingkungan tersebut berubah menjadi cerah dan aku merasakan aku seperti terjun perlahan menuju sebuah sungai nan indah. Sempat bangun sebentar karena itu, namun tiba-tiba dengan sengaja aku kembali tertidur

Ketika aku kembali terbawa mimpi, aku mendapati diriku telah duduk bersila didekat danau nan indah, tak lama setelah itu tiba - tiba terdengar alunan musik diiringi gumaman suara yang indah, dan aku sepertinya mengenali suara siapa yang bergumam, Aku mulai berlali untuk menemui namun ketika aku berlalu suara tersebut hilang, hingga aku berhenti sejenak. Ketika itu terdengar jelas lagi suara tersebut, aku mulai berlali lagi untuk menemuinya namun terhenti lagi suara tersebut, kuputuskan untuk berjalan menemuinya, dan yang terjadi musik tersebut terdengar lebih halus hingga tak terasa aku melihat sebuah gebug indah ditengah taman bunga.

Kudekati gubug tersebut dan kulirik siapa yang berada dalam gubug tersebut, aku terpana ketika kudapati sahabatku yang sedang bermain musik disana, lalu dengan sengaja dia menoleh sambil tersenyum dan menempatkan jari telunjuknya pada bibirnya setalah itu menuyuruhku untuk menutup mata dengan isyarat tangannya.

Musik yang dimainkannya menjadi musik yang lebih halus dan indah lagi, sehingga aku merasakan posisi nyaman ketika itu, Ketika itu kumulai mendengarkan suara, dengan sengaja aku membuka mata, namun kata kata tersebut berubah menjadi gumaman, hingga aku menutup mataku lagi untuk mendengarkan suaranya

"jangan memuka matamu dan berkata kepadaku, karena ini terakhirku bersamamu"

setelah ia mengucapkan itu dia memulai lagi musiknya

Sobat tahukah engkau
Awal engkau dibawa kemari dengan engkau menjadi aku
Engkau merasa nikmat saat ajal tiba karena sedekahku
Tanpa terasa engkau terbawa kepinggir danau nan indah
Itu karena kasih sayangku yang tulus kepada orang sekelilingku
Namun kenapa aku harus berada pada gubug ini
Aku menunggu kau untuk sama - sama menuju peristirahatan lebih baik
Tak usah engaku selalu berada disamping pemakamanku
Berbuat baiklah agar kita bisa mewujudkan impianku

Suara alunan merdu itu pun semakin menggema, di iringi kicauan burung, hingga aku bangun tersadar dari mimpiku

Dengan senyum kulangkahkan kakiku menuju apa yang engkau inginkan sobat

notice : sudah yak, hihi sambil ngasah gaya penulisan, dan cerita ini tetap pada konsepku tulis langsung posting no editing, aku bukannya mau memperbaiki namun ini gayaku, aku menulis dengan hati dengan chemistri pada penulisan dan, tak menunggu ide untuk menulis, secara spontan dan secara dengan hati

selamat menikmati jangan sungkan - sungkan kalau mau berkomentar :D
maaf gak pernah ngebales tapi selalu saya baca untuk motivasi dan respon anda :D

ok keep posting and smile :)

22 comments:

  1. nice story.... :)
    jadi teringat sahabatku yg meninggal karena kecelakaan beberapa tahun lalu :(..
    salam knal dr nubie..

    cipiecipie.blogspot.com :)

    ReplyDelete
  2. Let's the fingers dance...dan hasilnya cukup membuat aku bergidik Sob..Seperti bagus juga juga untuk kumpulan cerpen...nice posta and happy blogging!

    ReplyDelete
  3. Ah...ternyata mimpi!
    BAGUS...

    ReplyDelete
  4. waaahhh... baca postingan ini jadi teringat sahabat ku yang jauh di sana.

    nice post kawan.. ^_^

    ReplyDelete
  5. aku menangis untuk sahabat,aku tersenyum untuk sahabat,love,peace and gaul.

    ReplyDelete
  6. dramatis abis bang kisahnya..
    'aku' disana bener" abang ato curhatan temen bang??
    so deep banget dah tuh..

    keren..
    no editing ja dah kyk gitu, apalagi pake editing sgla.. perfecto kalee..
    :)

    ReplyDelete
  7. woww.. mimpi yang indah.. aku benar2 bisa membayangkan danaunya, gubugnya,.. nice story :)

    ReplyDelete
  8. Wah lumayan nekad juga bikin tulisan tanpa mengedit. Tapi kadang memang terasa mak nyes seperti itu, apalagi kalo emang lagi dapat ide, lagi on, dan chemistry nya dapat, enak sekali menulisnya, dan seolah ingin mempertahankan orisinalitas tulisan maka tulisanpun langsung diposting atau disave tanpa diedit terlebih dahulu. Kepuasan menulis dapat. Tapi setelah didiamkan beberapa saat dan dibaca2 lagi tidak ada salahnya utk dilakukan pengeditan.

    Secara gaya penulisan sudah bagus -apalagi dilakukan tanpa editing ya-, cuman isinya kok agak2 mistis gityu yay...

    ReplyDelete
  9. selalu ada yang mendorong kita untuk maju, entah itu pasangan hidup kita, orang tua, saudara, kerabat, teman, dan sahabat. :)
    beruntunglah bagi kita semua yg masih memiliki semua itu.

    ReplyDelete
  10. sahabat memang sangat berarti dalam kehidupan, dengan banyaknya sahabat hidup kita akan terasa indah,, hehehe,, friends 4ever,,

    ReplyDelete
  11. sahabat itu mmbuat hidup lebih berwarna :rainbow

    tulisan di atas bener2 mengajak berimajinasi ^_^

    ReplyDelete
  12. wah gaya bahasa puitis.hahaha

    Salam,
    Kevin
    Blog : www.nostalgia-90an.com
    Nostalgia Segala Sesuatu pada Tahun 90an.

    ReplyDelete
  13. gaya penulisannya bagus.
    Beda banget ama postingan sebelumnya yang kadang bikin ku bingung :p

    ReplyDelete
  14. fiksi kah atau non fiksi.... bagus...

    bisa ikut larut dalam ceritanya... sekali2 di editing aja biar bacanya ga bingung2 hehe...

    ReplyDelete
  15. kalo sheno, inget ama orang2 yang sheno sayanglah bikin sheno semangat dan terinspirasi.. ^_^

    ReplyDelete
  16. wah beneran bang, ane udah mendung nih... :'(

    ReplyDelete
  17. terlena bacanya kalau sudah membicarakan sahabat selalu terasa lain. salam.

    ReplyDelete
  18. jadi ini bukan karya anda? :p

    ReplyDelete

Sudah baca, buruan komentar donk!
Jangan lupa komentar kamu saya moderasi terlebih dahulu.